Pengaruh Undang-Undang Anti Pornografi Terhadap Wisatawan Asing Bali
Mon, 03/11/2008 - 12:12am — yoggaxBanyak pandangan orang-orang mengenai undang-undang pornografi, mulai dari yang pro dan kontra. Itu disebabkan karena negara Indonesia ini terdiri dari beribu pulau, kebudayaan, sejarah yang berbeda-beda, dan pola pikir masyarakat yang berbeda pula. Jadi fungsi dan kegunaan undang-undang fornografi setiap daerah di Indonesia tidak selalu menguntungkan dan tidak selalu merugikan.
Misalnya di pulau Bali jika diterapkan undang-undang pornografi kemungkinan turis-turis asing ataupun domestik yang ingin berjemur (sumur) di pantai kuta mengunakan pakaian bikini akan dilarang. Karena turis asing berpakaian hanya menggunakan kain disekitar dada dan sedikit dibawah perut. Hal ini akan berpengaruh sekali pada minat wisatawan berkunjung ke bali apalagi bali sangat bergantung pada sektor pariwisatanya.
Tentu hal ini dapat merugikan masyarakat dan pihak-pihak lain yang berkaitan. Di lain sisi kebudayaan yang ada di bali perlu dijaga dan dilestarikan supaya tidak terpengaruh oleh budaya luar atau asing, di sini di perlukan suatu peraturan misalnya undang-undang pornografi untuk mengatur kebiasaan masayarakat seperti kebiasaan berpakaian yang sopan baik sehari-hari maupun hari-hari suci.
Selain adanya peraturan juga tak lepas dari kesadaran masyarakat itu sendiri. Bila hal ini terwujud, orang asing yang berkunjung ke bali akan lebih menghormati budaya yang ada atau mungkin budaya orang asing akan mempelajari budaya yang ada khususnya di bali.
Sumber : Google.com